
Cabai rawit (Capsicum frutescens) adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum yang buahnya tumbuh menjulang menghadap ke atas (ngathur, Jw.). Warna buahnya hijau kecil sewaktu muda dan jika telah masak berwarna merah tua. Bila ditekan buahnya terasa keras karena jumlah bijinya sangat banyak. Dia tidak bisa dipisahkan dari kudapan jalanan, yaitu gorengan, dia biasa dimakan bersama cabai rawit muda mentah.Cabai rawit mempunyai dua varietas besar, yaitu rawit hijau dan rawit putih atau merah. Yang sering dipakai untuk kudapan gorengan ialah varietas rawit hijau, sedangkan rawit putih biasanya dipakai sebagai bumbu masakan atau disambal. Ada kemungkinan varietas rawit putih adalah hasil persilangan. Buah cabai rawit berubah warnanya dari hijau menjadi merah saat matang. Meskipun ukurannya lebih kecil daripada varietas cabai lainnya, dia dianggap cukup pedas karena kepedasannya mencapai 50.000-100.000 pada skala Scoville.Cabai rawit biasa dijual di pasar-pasar bersama dengan varitas cabai lainnya. Kadar airnya rendah sehingga dapat disimpan hingga 12 hari setelah dipetik serta tahan pengangkutan jarak jauh. Petani akan mulai memanen 60 hari setelah tanam dan berlangsung hingga 14 bulan kalau perawatan intensif masa panen lebih lama lagi. Masa panen yang panjang sangat menguntungkan petani karena dapat menikmati hasil penjualan. Di tingkat konsumen harganya pernah mencapai Rp20,000/kilogram saat pasokan cabai rawit kosong. Kathur dapat ditanam setiap saat tetapi sebaiknya penanaman pada akhir musim penghujan dan awal musim kemarau agar tingkat keseragaman pertumbuhan tinggi. Penanaman pada musim kemarau tidak masalah sepanjang air tersedia. Kathur pun tahan perubahan cuaca yang tidak menentu. Kelebihan lainnya adalah tahan hama penyakit. Salah satunya Aphis Gossypii yang menghisap cairan tanaman hingga layu dan mati, serangan hama tersebut menyebabkan kematian hingga 99% pada varietas hibrida, bila tanpa penyemprotan pestisida tetapi kematian kathur hanya 9-11%.
cabai rawit memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Misalnya saja mengatasi masalah pencernaan, meningkatkan metabolisme tubuh, dan untuk mengatasi rasa sakit. cabai rawit dapat membantu mengurangi gatal dan memperbaiki tampilan kulit akibat psoriasis.Cabai rawit juga dapat meningkatkan produksi cairan pencernaan, membawa enzim ke perut untuk membantu sistem pencernaan, dan melindungi perut dari infeksi. Selain itu, cabai rawit merupakan sumber vitamin C dan beta karoten yang sangat baik. Seperti yang diketahui, keduanya memiliki sifat antioksidan dan penting untuk tingkat tekanan darah. Sementara itu, capsaicin juga berperan pada saraf sensorik yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi. cabai rawit dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. Manfaat cabai rawit berikutnya yaitu mempertahankan berat badan yang sehat.