Pohon Ranti

Ranti, terung hitam, atau lenca (Solanum ningrum) ialah tumbuhan anggota suku terung-terungan (Solanaceae) yang buahnya dikenal sebagai sayuran dan juga menjadi bahan pengobatan. Tumbuhan ini berasal dari Asia Barat dan telah menyebar ke seluruh penjuru dunia karena mampu hidup dalam kondisi yang tertekan. Dalam bahasa Inggris ia dikenal dengan (European) black nightshade. Tumbuhan ini menyukai kawasan ladang atau kebun yang terang. Tingginya mencapai 120 cm. Batangnya cenderung tidak berkayu, ditutupi rambut halus. Daunnya dapat mencapai panjang 7 cm dan lebar 5 cm, bercangap di tepinya, dan permukaannya dapat ditutupi rambut. Bunga tersusun dalam rangkaian, mahkotanya berwarna putih kehijauan, dengan kepala sari kuning tegak, menutupi putiknya. Buahnya biasanya kecil, kurang dari 1 cm diameternya, sewaktu muda berwarna hijau dan berangsur ungu pekat ketika masak. Di India terdapat pula galurnya. Buah mengkal dan matang dapat mengandung racun, tergantung galurnya. Buah yang dapat dimakan berasal dari kultivar yang hanya mengandung racun dalam kadar yang rendah. Untuk itu, disarankan untuk tidak mengonsumsi buah ranti di sembarang tempat.
Buah ranti ini telah digunakan sebagai obat-obatan lebih dari 2000 tahun yang lalu, di Indonesia ranti banyak dikonsumsi sebagai lalapan atau sayuran. Dalam bahasa Sunda ranti dikenal dengan sebutan leunca. Buah ranti ini juga dapat membantu menjaga gula darah karena mengandung senyawa fenolik bioaktif, ekstrak buah ranti juga dapat mencegah peningkatan tekanan darah ketika tubuh sedang diet gula fruktosa, mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan infeksi, terong kecil ini juga dapat melindungi hati dan ginjal terhadap logam kadmium, mengobati anemia dari kandungan nutrisi yang terkandung dalam buah ranti. Buah lenca juga berfungsi sebagai anti inflamasi yang baik untuk tubuh dann dapat mengurangi peradangan serta mencegah efek samping dari kemoterapi.