
Paprika (Capsicum annuum L.) adalah tumbuhan penghasil buah yang berasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan atau Solanaceae). Buahnya yang berwarna hijau, kuning, merah, atau ungu sering digunakan sebagai campuran salad. Dalam pengertian internasional, paprika dipakai untuk menyatakan hampir semua varietas Capsicum annuum. Nama-nama tertentu, seperti pepperoni, diberikan untuk paprika dengan ciri penampilan, penggunaan, atau rasa yang khas.Paprika (Capsicum annuum L.) adalah tumbuhan penghasil buah yang berasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan atau Solanaceae). Buahnya yang berwarna hijau, kuning, merah, atau ungu sering digunakan sebagai campuran salad. Dalam pengertian internasional, paprika dipakai untuk menyatakan hampir semua varietas Capsicum annuum. Nama-nama tertentu, seperti pepperoni, diberikan untuk paprika dengan ciri penampilan, penggunaan, atau rasa yang khas.Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan tepatnya di Meksiko, Tanaman ini dibawa ke Eropa pada abad ke 16 oleh Christoper Columbus.
Faktanya, kandungan dalam paprika dapat melindungi retina, dinding bagian dalam mata yang peka terhadap cahaya, dari kerusakan oksidatif. Penelitian menunjukkan, bahwa konsumsi makanan kaya karotenoid secara teratur dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi makula. Selain sebagai sumber zat besi, paprika juga sangat kaya akan vitamin C. Hal ini dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari usus sehingga dpaat mencegah anemia. Makan lebih banyak buah dan sayuran seperti paprika, dapat membantu mempertahankan berat badan sehat, atau bahkan menurunkan berat badan. Paprika hijau rendah kalori, tinggi serat, dan memiliki nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh agar berfungsi optimal. Inilah yang membuat paprika baik dikonsumsi.