Pohon Jambu Darsono

Jambu bol, jambu kepal, atau jambu darsono adalah salah satu pohon buah yang termasuk kedalam tanaman jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat dibandingkan jambu air. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan Malay Apple sementara bahasa ilmiahnya ialah Syzygium Malaccense yang berarti dari Malaka menunjuk pada salah satu wilayah asal-usulnya. Pohon yang berukuran sedang hingga sekitar 15 m. Batang lurus, gemangnya hingga 20-45 cm, bercabang rendah dan bertajuk rimbun padat sampai membulat, memberikan naungan yang berat. Daun tunggal terletak berhadapan dengan tangkai pendek 1-1,5 cm yang tebal dan kemerahan ketika muda. Helaian daun lonjong, besar, menjorong 15-38 x 7-20 cm tebal agak kaku seperti jangat. Karangan bunga muncul pada bagian ranting yang tak berdaun, bertangkai pendek dan menggerombol, berisi 1-12 kuntum. Bunga merah agak ungu atau jambon, berbilangan 4, bergaris tengah 5-7cm, tabung kelopak panjang 1,5cm -2 cm , helai mahkota merah, lonjong, bundar telur atau bundar. Buah buni berbentuk bulat sampai menjorong dengan garis tengah 5-8 cm, merah tua, kuning, keunguanm atau keputihan. Dagig buah padat, tebal 0,5-2,5 cm, putih dengan banyak sari buah dan wangi yang khas, asam manis sampai manis. Bijinya sebutir, bulat kecoklatan, berukuran besa dan berdiameter 2,5 -3,5 cm. Jambu bol dapat ditemui dimana saja dan penyebarannya hingga ketinggan 1200 mdpl. Terkadang juga dapat ditemui di hutan sekunder tua dan biasanya berasosiassi dengan jambu kopo. Jambu bol umumnya diperbanyakan dengan biji, bisa juga dengan cangkok. Musim berbunganya Mei-Juni dan sudah bisa dipanen pada Agustus – September. Kadang terjadi gejala dimana satu pohon jambu bol tampak subur dan segar, tetapi tidak mau berbunga dan berbuah. Asal usul pohon ini tidak diketahui dengan jelas, akan tetapi jambu bol ini ditanam luas sejak lama di Semenanjung Malaya, Sumatra, dan Jawa.
Buah bol biasanya disajikan sebagai buah meja, rasanya ada yang manis dan juga asam, adapula yang sepat. Jambu bol bersama dengan jambu air dan jambu semarang memiliki pemanfaatn yang kurang lebih sama dan dapat saling menggantikan. Buah ini umumnya dimakan segar atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak. Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau asinan. Karena rasa dan aroma jambu bol pada umumnya kurang diminati masyarakat. Bahkan, pada zaman Hindia Belanda dahulu pernah sangat diusahakan besar-besaran, tetapi kini hanya digunakan sebagai tanaman pekarangan saja. Kulit batangnya dapat digunakan sebgai obat sariawan, sedangkan kayunya yang keras dan kemerahan cukup baik sebgaai bahan bangunan asalkan tidak terkena tanah.